VISI :
" TERWUJUDNYA KOTA LUBUKLINGGAU MENJADI KOTA METROPOLIS YANG MADANI "
MISI :
| 1. Mewujudkan Sumber Daya Manusia yang Berakhlak, Berkualitas dan Berkarakter. |
| 2. Meningkatkan Daya Saing Ekonomi dan Kesejahteraan Sosial. |
| 3. Meningkatkan Infrastruktur Daerah yang Berwawasan Lingkungan. |
| 4 .Meningkatkan Tata Kelola Pemerintahan yang Baik. |
PROGRAM PEMBANGUNAN
Makna Lambang
Falsafah Lambang Kota Lubuklinggau
1.PERISAI
Prisai merupakan alat perlindungan dalam pertempuran, dari bentuk Prisai terdapat lima buah sudut yang mencerminkan Kota Lubuklinggau merupakan bagian wilayah Republik Indonesia yang mempunyai lima unsur Pramugari Pertahanan Negara yang berasal dan timbul dari rakyat sendiri yakni :
1. Angkatan Darat
2. Angkatan Laut
3. Angkatan Udara
4. Kepolisian
5. Pemerintahan Sipil
2.BACKGROUND BERTULISKAN LUBUKLINGGAU
Background Merah melambangkan kerja keras, semangat tinggi, berani, memberikan makna pada penyelenggara pemerintahan terdiri dari pahlawan pahlawan, ilmuwan, cendikiawan juga lapisan masyarakat sebagai tombak perkembangan daerah menuju adil dan makmur di Kota Lubuklinggau.
3.BUKIT SULAP
Bukit Sulap yang terletak di Radius Kota Lubuklinggau berwarna Hijau memberi makna subur, makmur, berkemauan keras, tumbuh segar.
4.RODA KEMUDI KAPAL
Roda Kemudi Kapal melambangkan Roda Kekuatan pemerintahan. Pembangunan masyarakat berada di kekuasaan Pemerintahan Daerah.
5.PADI DAN KAPAS
Warna Kuning Emas Padi melambangkan biji padi masak merupakan sumber daya potensi yang cerah pantas dikelola‚ dan Hijau/Putih Kapas merupakan lambang luhur, tumbuh segar, subur makmur sebagai sumber kelangsungan hidup masyarakat yang dijumpai sepanjang musim.
6. 5 (LIMA) GARIS KEANEKARAGAMAN PENDUDUK
5 Garis Kuning Emas bergelombang melambangkan potensi yang cerah perlu dilestarikan merupakan bermacam budaya asli dan campuran yang berada di Kota Lubuklinggau mereka saling mengerti baik bahasa maupun adat istiadat :
1. Bahasa Adat Musi
2. Bahasa Adat Rawas
3. Bahasa Adat Saling
4. Bahasa Adat Rejang
5. Bahasa Adat Campuran
7. 3 (TIGA) JALUR PENGHUBUNG PROPINSI
Tiga garis segitiga kuning emas bertemu satu titik sudut pandang ke arah Pusat Kota melambangkan potensi yang cerah perlu digali, kembangkan merupakan Kota Transit yang dapat menghubungkan Tiga Propinsi antara lain : Jambi, Lampung, Bengkulu.
8.AIR (SUNGAI KELINGI)
Sungai Kelingi berwarna Biru melambangkan menghimpun, cerah semangat tinggi sebagai potensi alam yang terus dikembangkan menjadi sumber kehidupan masyarakat.
9.PITA PUTIH BERTULISKAN SEBIDUK SEMARE
Warna Putih Pita melambangkan Tali Pemersatu antar masyarakat berdasarkan keluhuran, kesucian dan bertuliskan SEBIDUK SEMARE secara konotasi:
SEBIDUK : berarti Tempat/Wadah
SEMARE : berarti Tujuan
SEBIDUK, SEMARE : berarti Satu Wadah/Tempat Satu Tujuan
Geografis
Peta Kota Lubuklinggau
Kota Lubuklinggau merupakan salah satu kota setingkat kabupaten yang letaknya paling barat dari wilayah Propinsi Sumatera Selatan. Letak astronomi Kota Lubuklinggau berada antara 102 º 40' 0†- 103 º 0' 0†bujur timur dan 3 º 4' 10†- 3 º 22' 30â€Â Lintang Selatan (LS). Luas wilayah daerah ini berdasarkan Undang-undang No. 7 tahun 2001 adalah 401,50 Km2 atau 40.150 Ha dan berada pada ketinggian 129 meter di atas permukaan laut.
Secara administratif Kota Lubuklinggau mempunyai batas-batas sebagai berikut:
* Sebelah Utara : berbatasan dengan Kecamatan BKL. Ulu Terawas, Kabupaten Musi Rawas
* Sebelah Timur : berbatasan dengan Kecamatan Tugu Mulyo dan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas
* Sebelah Selatan : berbatasan dengan Kecamatan Muara Beliti Kabupaten Musi Rawas dan Propinsi Bengkulu
* Sebelah Barat : berbatasan dengan Propinsi Bengkulu
Sesuai dengan Undang - Undang Nomor 7 Tahun 2001 tentang Pembentukan Kota Lubuklinggau, Kota Lubuklinggau mencakup 4 (empat) kecamatan, dengan luas wilayah 401,50 Km2 atau 40.150 Ha. Mengacu pada Peraturan Daerah (Perda) Kota Lubuklinggau Nomor 17 Tahun 2004 tentang Pemekaran Kota Lubuklinggau dari 49 kelurahan menjadi 72 kelurahan dan Peraturan Daerah (Perda) Kota Lubuklinggau Nomor 18 Tahun 2004, tentang Pemekaran Kota Lubuklinggau dari 4 kecamatan menjadi 8 kecamatan.

Wilayah Kota Lubuklinggau
1 Kecamatan Lubuklinggau Barat I
2 Kecamatan Lubuklinggau Barat II
3 Kecamatan Lubuklinggau Timur I
4 Kecamatan Lubuklinggau Timur II
5 Kecamatan Lubuklinggau Utara I
6 Kecamatan Lubuklinggau Utara II
7 Kecamatan Lubuklinggau Selatan I
8 Kecamatan Lubuklinggau Selatan II
Kota Lubuklinggau memiliki posisi geostrategis dengan menjadi Kota perlintasan jalur tengah Sumatera yang menghubungkan Provinsi Sumatera Selatan dengan Provinsi Bengkulu di sisi Barat, Provinsi Lampung di sisi Selatan dan wilayah lainnya di bagian utara Pulau Sumatera. Dengan bertemunya berbagai arus lalu lintas tersebut. Kota Lubuklinggau menjadi Kota transit atau Kota pertemuan berbagai kepentingan sosial, ekonomi dan budaya. Konsekuensi logis dari berpadunya berbagai kepentingan tersebut, mengakibatkan Kota Lubuklinggau menjadi Kota yang heterogen.
Di Kota Lubuklinggau masih terdapat beberapa daerah/kawasan yang sulit dijangkau, hal ini dikarenakan kondisi morfologi terjal dan kelerengan curam. Kawasan tersebut berada di wilayah bagian utara, dan selatan Kota Lubuklinggau. Akses jalan menuju kawasan tersebut belum memadai, begitu juga dengan sarana dan prasarana lainnya.
Sambutan Walikota
Assalamualaikum Warakhmatullahi Wabarokatuh
Puji syukur, marilah senantiasa kita haturkan Kehadirat Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa, karena atas rahmat dan hidyahNYa, kita sebagai warga Kota Lubuklinggau masih dapat menikmati hasil-hasil pembangunan dan tetap terus dapat melanjutkan pembangunan di era otonomi daerah saat ini. Oleh karena itu marilah pelaksanaan otonomi daerah ini kita sambut dengan optimis dan dengan rasa penuh tanggung jawab, di ikuti dengan kerjasama yang baik antara Pemerintah Kota Lubuklinggau, Masyarakat dan Lembaga Legislatif.
Bagi Pemerintah Kota Lubuklinggau sendiri pelaksanaan otonomi daerah merupakan sebuah peluang sekaligus tantangan, oleh karenanya kita harus dapat memanfaatkan peluang yang ada tersebut. Peningkatan mutu dan fasilitas pendidikan formal sesui dengan tuntutan jaman, pengelolaan sumber daya alam maupun sumber daya manusia dan ketenagakerjaan yang baik dan benar, upaya peningkatan kegiatan kelompok masyarakat ekonomi lemah dengan berbasis ekonomi kerakyatan terutamma industri kecil, serta pembangunan bidang pariwisata melalui penyediaan infrastruktur yang melibatkan pada pelaku bisnis maupun investor dan masyarakat secara intensif.
Saya menyambut baik adanya Situs Kota Lubuklinggau yang berisi mengenai potensi Kota Lubuklinggau ini yang akan bertujuan mempublikasikan Kota Lubuklinggau. Semoga dengan adanya Situs Kota Lubuklinggau ini dan segala upaya kita semua mencari jalan kedepan untuk membangun Kota Lubuklinggau, meningkatkan kesejahteraan masyarakat Insya Allah akan selalu mendapat petunjuk dan bimbingan Allah SWT.
Ihdinashirathal Mustaqim
Wassalammualaikum Warakhmatullahi Wabarakhatuh.
Wassalammualaikum Warakhmatullahi Wabarakhatuh.
Sejarah
SEJARAH KOTA LUBUKLINGGAU
Tahun 1929 status Lubuklinggau adalah sebagai Ibu Kota Marga Sindang Kelingi Ilir, dibawah Onder District Musi Ulu. Onder District Musi Ulu sendiri ibu kotanya adalah Muara Beliti.Tahun 1933 Ibukota Onder District Musi Ulu dipindah dari Muara Beliti ke Lubuklinggau. Tahun 1942-1945 Lubuklinggau menjadi Ibukota Kewedanan Musi Ulu dan dilanjutkan setelah kemerdekaan. Pada waktu Clash I tahun 1947, Lubuklinggau dijadikan Ibukota Pemerintahan Provinsi Sumatera Bagian Selatan. Tahun 1948 Lubuklinggau menjadi Ibukota Kabupaten Musi Ulu Rawas dan tetap sebagai Ibukota Keresidenan Palembang.
Pada tahun 1956 Lubuklinggau menjadi Ibukota Daerah Swatantra Tingkat II Musi Rawas. Tahun 1981 dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 tanggal 30 Oktober 1981 Lubuklinggau ditetapkan statusnya sebagai Kota Administratif. Tahun 2001 dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2001 tanggal 21 Juni 2001 Lubuklinggau statusnya ditingkatkan menjadi Kota. Pada tanggal 17 Oktober 2001 Kota Lubuklinggau diresmikan menjadi Daerah Otonom.
Pembangunan Kota Lubuklinggau telah berjalan dengan pesat seiring dengan segala permasalahan yang dihadapinya dan menuntut ditetapkannya langkah-langkah yang dapat mengantisipasi perkembangan Kota, sekaligus memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Untuk itu diperlukan Manajemen Strategis yang diharapkan dapat mengelola dan mengembangkan Kota Lubuklinggau sebagai kota transit ke arah yang lebih maju menuju Kota Metropolitan. Kota Lubuklinggau terletak pada posisi geografis yang sangat strategis yaitu di antara provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu serta ibu kota provinsi Sumatera Selatan (Palembang) dan merupakan jalur penghubung antara Pulau Jawa dengan kota-kota bagian utara Pulau Sumatera.
Sumber : id.wikipedia.org
Mantan Walikota
Berikut adalah Daftar Wali Kota Lubuklinggau dari masa ke masa :

SUMBER: http://lubuklinggaukota.go.id/public/








0 Comments:
Post a Comment